Senin, 05 April 2010

cuma ada di dalam mimpiku(winda in underworld)

Mimpiku ini lucu banget.
Di dalam mimpiku itu, aku masuk ke dalam tempat pariwisata yang berada tepat di bawah tanah(di dalam bumi). Tempat pariwisata itu luasnya bukan main. Selain luas, tempat itu juga indah. Mungkin, tempat itu adalah tempat pariwisata terindah yang ada di dunia. Keajaiban" yang tak terduga dan yang tak pernah ku temui di dunia, dapat aku jumpai di sana. Perlahan, aku mulai menemui hal" aneh. Aku melihat sebuah rumah yang sangat mengerikan. Tapi, aku dengan kenekatan yang lumayan tinggi, memberanikan masuk ke rumah itu. Uuuuuuppppssss...rumah itu ternyata cuma buruk di luar, begitu masuk ke dalamnya, rumah itu sangat megah dan luas. Aku makin takjub. Tak kusangka, rumah itu ada penghuninya. 2 orang wanita paruh baya, adalah pemilik rumah itu. Anehnya lagi, 2 wanita itu justru melayaniku dengan sangat ramah. Aku mulai bingung dan takut. Akhirnya, aku memilih untuk pulang ke rumah. Sesampainya di rumah, aku bertemu lelaki yang paling aku cinta, Mr. S. Aku jelas sangat bingung. Lelaki yang aku cinta tapi tidak pernah mencintaiku, justru hadir di dekatku. Dia berbicara padaku dengan suara samar. Usai bicara padaku, dia pergi.
Esoknya, dia menemuiku lagi. Dia bertanya padaku, "apa jawabanmu atas pertanyaanku kemarin?". Aku bingung, "pertanyaan apa?". "pertanyaan apakah kamu mau jadi pacar aku?". Aku makin bingung, aku juga terdiam membisu tak tahu harus menjawab apa. Setelah mempertimbangkan semuanya, aku telah mendapat jawaban yang bulat, "ya...aku mau". Kami pun berpacaran.
Aku terpikirkan untuk pergi ke tempat kemarin lagi. Dan Mr. S bersedia menemaniku. Aku dan dia pergi ke tempat itu. Tapi, kami justru ditahan di rumah megah. Kami terancam di bunuh oleh 2 wanita pemilik rumah itu. Entah alasan apa 2 wanita itu ingin membunuh kami Mr. S mencari cara agar kami dapat keluar dari rumah itu. Dengan segala usaha, kami akhirnya berhasil keluar dari rumah itu. Kami juga langsung mencari jalan untuk keluar dari tempat pariwisata itu. Tapi, kami tidak menemukan jalan keluar(kami tersesat). Kami terus berdoa dan berusaha, alhamdulillah kami akhirnya sampai juga di transit antara atas bumi dengan inti bumi.
Dan selanjutnya, aku terbangun dari mimpiku itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar