Kamis, 30 Desember 2010

potongan cerpen "Fajar di Senja Hari" by:Winda


Aku masih setia menunggumu di gang ini. Tapi aku tetap tak menjumpaimu. Aku berharap dapat menemuimu. Aku membutuhkanmu. Aku ingin menbagi semua keluh kesahku. aku hampir patah semangat. Akhirnya ku biarkan kaki ini melangkah menuju tempat yang tak ku ketahui.

Aku menemui pengamen-pengamen kecil mengitariku sambil bernyanyi girang di jalan Sudirman. Mereka seolah mengerti masalah yang sedang menimpaku. Aku tersenyum kecil sambil membayangkan wajah ibuku yang telah kusakiti hatinya tadi. Perasaan bersalah makin membuatku meledak. Aku bergumam kecil "ibu...maafin Mentari".

Aku melangkah lagi menuju sebuah perkampungan kumuh. Kulihat seorang ibu tua yang sedang memanggul bakul. Wajahnya yang lusuh membuatku lagi-lagi teringat pada ibuku. Batinku makin memberontak. Aku makin takut karena kesalahanku sendiri. Akhirnya kuputuskan untuk menuju gang kecil, tempatku dan Fajar sering bertemu.

Firasatku tak salah. Aku bertemu Fajar di sana. Aku menghampirinya. "Fajar...aku mau cerita".

"cerita? cerita apa?"

"hari ini aku telah menyakiti hati ibuku",aku berkata sedikit gugup.

"memangnya apa yang terjadi?"

"aku berkata kasar padanya,aku bilang bahwa dirinya adalah ibu yang tidak baik untukku. Padahal selama ini, ibu adalah seseorang yang paling baik untukku."

"jadi kamu menyesal?",tanyanya singkat.

"ya"

"peluklah beliau. Katakan bahwa kamu adalah anak yang beruntung karena memiliki ibu sepertinya. Ibumu pasti akan memaafkanmu."

"terima kasih Fajar."

Suasana tiba-tiba menjadi sangat hening. Seperti ada sesuatu yang lewat.

"Mentari, kamu nggak pulang? ini udah senja",Fajar mengingatkanku untuk pulang.

"oh iya, aku akan pulang. Sebenrnya masih ada yang ingin aku tanyakan padamu. Tapi, lebih baik aku mengatakannya besok."

"ya,jika itu kebih baik"

"aku pulang ya, jar", aku mulai melangkahkan kaki beranjak keluar dari gang angker yang orang bilang itu.

Minggu, 11 Juli 2010

De wKwKerZ'z

Aku punya geng....
Namanya de wkwkerz...
nama itu diambil dari bahasa facebook wkwkwk yang artinya tertawa.
sedangkan erz tu artinya pelaku(orang-orangnya)
jadi kalau digabungin artinya adalah orang-orang yang suka ketawa.

de wkwkerz tu ada:
*Gathi:si biggest
*Aliph:si kalem
*Rhina:si manja
*Anie:si marompa
*Reniy:si childis
*Detha:si pengamukand((+))
*Puji:si lemodt
*Winda:si egois(kurang yakind???...???)
*Shella:si kippuh
*Rahma:si tua
*Vivie:si jawa
*Rikka:si embe

De wKwKerZ'z tu pernah ngadain acara yang namanya RSP(Renungan Suci Persahabatan)
gunanya acara itu untuk mengajak kami saling share dalam masalah. Jadi, kalau punya unek-unek sama salah satu sahbat di DWK, yta langsung dibahas.

alhamdulillah dwk sampai saat ini bertahan. waktu itu sempet ada masalah sih, tapi dapat diselesaikan dengan kepala dingin dan dengan rasa persahabatan.

de wkwkerz punya motto...KORSA dan JUJUR ITU PENTING

De wkwkerz lagi punya rencana untuk bikin kaos dwk.
duitnya alhamdulillah udah hampir kekumpul.

waktu hari jumat malam, kami bareng anak-anak sahara pada gabung and bakar-bakar ayam di rumahnya embe(rikka).



geng kami bukan buat gaya-gayaan, tapi geng kami itu buat persahabatan dan kekompakan.
terserah orang mau ngomong apa tentang kami, mau bilangin kami kaya anak kecil lah, aneh lah, gila lah, ga nyambung lah, yang penting kami selalu bersama.


sekilas tentang dwk.


semoga dwk bisa tetep awet meski kami udah pada lulus semua, udah pada kuliah, udah pada kerja, udah pada menikah, udah pada punya anak, udah pada jadi kakek-nenek, udah pada pikun.

amiiiiiiiiiiiiiiinnnnnnnnnn....

Kamis, 29 April 2010

Kekasih Sejatiku


Seseorang memanggil namaku dengan jelas pada suatu senja. Tak kukenali siapa dia. Dia melambaikan tangannya, seolah menunjukkan kerinduannya padaku. Kuamati dirinya. Tapi aku masih belum mengenalinya. Dia mulai menghampiriku. Tapi aku dengan keegoisan yang tinggi, pergi meninggalkannya untuk menghindari senja. Meski aku beranjak pergi, tapi dia tetap menghampiriku. Aku mencoba berlari untuk menghindarinya, namun dia mengejarku. Aku semakin kencang berlari. Dan dia masih terus mengejarku. Aku mulai letih, dan aku berhenti. Alhasil dia berhasil menghampiriku. Dia bertanya padaku dengan nada agak kesal "kenapa kamu berlari?". Aku menjawab "aku tidak mengenalmu, tapi kamu terus menghampiriku. Jadi aku merasa takut dan aku berlari". Dia bertanya lagi "mustahil kamu tak mengenaliku. Padahal dulu, akulah yang kau jadikan raja di hatimu. Dan akulah sinar yang selalu ada di malammu. Tak mungkin kamu melupakanku?". Aku mulai teringatkan sesuatu. Tubuhku gemetar. Bibirku membeku. Tak kupungkiri bahwa dulu hingga sekarang dia adalah kekasih sejatiku yang pernah hilang ditelan kebencian. Dulu, dia adalah raja di hatiku dan sinar di malamku. Dan sekarang, dia adalah fajar untuk senjaku. Aku tak tau untuk esok? Apakah dia masih menjadi seseorang yang sangat berarti untukku.

Aku dan Cahaya

Aku menatap gelap langit di malam hari. Aku melihat 1 cahaya kecil, namun terlihat begitu terang. Ku amati cahaya kecil itu dan ku tak berhenti memandanginya. Nampaknya akan turun hujan lebat. Semua bintang menghilang. Namun, tidak dengan cahaya kecil itu. Cahaya itu bersinar makin terang. Sungguh tak mampu kupercaya. Bahkan hingga hujan turunpun, cahaya itu juga tak kunjung hilang. Aku makin tak ingin meninggalkannya. Meskipun, tubuhku basah diguyur hujan. Ada apa ini? Apa sebenarnya cahaya itu? Pertanyaan2 itu berkecamuk di pikiranku. Aku tak mampu lagi menahan dinginnya malam yang tengah diguyur hujan. Aku masuk ke dalam rumah. Aku membenahi diriku. Aku berpikir kritis. Apa maksud cahaya tadi?...cukup lama aku berpikir, aku mulai mengerti. Apabila aku mampu menjadi orang yang lebih baik, sekecil/setidak sempurna apapun aku namun apa bila diterjang cobaan, aku yakin aku mampu menghadapinya dengan senyuman.

Senin, 05 April 2010

cuma ada di dalam mimpiku(winda in underworld)

Mimpiku ini lucu banget.
Di dalam mimpiku itu, aku masuk ke dalam tempat pariwisata yang berada tepat di bawah tanah(di dalam bumi). Tempat pariwisata itu luasnya bukan main. Selain luas, tempat itu juga indah. Mungkin, tempat itu adalah tempat pariwisata terindah yang ada di dunia. Keajaiban" yang tak terduga dan yang tak pernah ku temui di dunia, dapat aku jumpai di sana. Perlahan, aku mulai menemui hal" aneh. Aku melihat sebuah rumah yang sangat mengerikan. Tapi, aku dengan kenekatan yang lumayan tinggi, memberanikan masuk ke rumah itu. Uuuuuuppppssss...rumah itu ternyata cuma buruk di luar, begitu masuk ke dalamnya, rumah itu sangat megah dan luas. Aku makin takjub. Tak kusangka, rumah itu ada penghuninya. 2 orang wanita paruh baya, adalah pemilik rumah itu. Anehnya lagi, 2 wanita itu justru melayaniku dengan sangat ramah. Aku mulai bingung dan takut. Akhirnya, aku memilih untuk pulang ke rumah. Sesampainya di rumah, aku bertemu lelaki yang paling aku cinta, Mr. S. Aku jelas sangat bingung. Lelaki yang aku cinta tapi tidak pernah mencintaiku, justru hadir di dekatku. Dia berbicara padaku dengan suara samar. Usai bicara padaku, dia pergi.
Esoknya, dia menemuiku lagi. Dia bertanya padaku, "apa jawabanmu atas pertanyaanku kemarin?". Aku bingung, "pertanyaan apa?". "pertanyaan apakah kamu mau jadi pacar aku?". Aku makin bingung, aku juga terdiam membisu tak tahu harus menjawab apa. Setelah mempertimbangkan semuanya, aku telah mendapat jawaban yang bulat, "ya...aku mau". Kami pun berpacaran.
Aku terpikirkan untuk pergi ke tempat kemarin lagi. Dan Mr. S bersedia menemaniku. Aku dan dia pergi ke tempat itu. Tapi, kami justru ditahan di rumah megah. Kami terancam di bunuh oleh 2 wanita pemilik rumah itu. Entah alasan apa 2 wanita itu ingin membunuh kami Mr. S mencari cara agar kami dapat keluar dari rumah itu. Dengan segala usaha, kami akhirnya berhasil keluar dari rumah itu. Kami juga langsung mencari jalan untuk keluar dari tempat pariwisata itu. Tapi, kami tidak menemukan jalan keluar(kami tersesat). Kami terus berdoa dan berusaha, alhamdulillah kami akhirnya sampai juga di transit antara atas bumi dengan inti bumi.
Dan selanjutnya, aku terbangun dari mimpiku itu.